Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan sakit maag adalah:
Penyakit maag yang paling sering terjadi disebabkan telat makan. Pola makan yang tidak teratur membuat lambung lebih sensitif, kondisi ini berisiko meningkatkan asam lambung. Asam lambung dapat menyebabkan terjadinya gesekan pada dinding lambung serta usus halus.
2. Kebiasaan berbaring setelah makan
Apabila kamu terbiasa ‘rebahan’ atau berbaring setelah makan, hal ini juga bisa menyebabkan risiko maag. Sebab, berbaring setelah makan dapat memicu naiknya makanan dan asam lambung ke kerongkongan.
Bakteri Helicobacter pylori (H. pylori) umumnya hidup di lapisan mukosa yang menutupi dan melindungi jaringan yang melapisi lambung dan usus halus. Seringkali, bakteri H. pylori tidak menyebabkan masalah, tetapi dapat menyebabkan peradangan pada lapisan dalam lambung, yang menyebabkan sakit maag.
4. Menjalani Gaya Hidup yang Tidak Sehat
mempengaruhi gejala asam lambung naik. Mulai dari kebiasaan merokok, minum-minuman beralkohol, kopi, hingga minuman bersoda. Jika tetap dilakukan secara berlebihan akan memicu gangguan asam lambung maag.
Sakit maag dan kecemasan memiliki hubungan yang erat. Kondisi ini karena stres dan kecemasan dapat menyebabkan ketegangan otot yang berlangsung lama. Stres mempunyai efek yang signifikan terhadap kesehatan fisik, termasuk kesehatan lambung. Maag juga termasuk penyakit yang bisa dipicu oleh stres.