🚫
Gastritis Ini merupakan iritasi pada dinding lambung. Pada orang dengan kondisi gastritis, perut panas akan dirasakan terutama setelah makan atau saat dalam posisi rebahan.
🚫
GERD Gastroesophageal Reflux Disease adalah kondisi dimana katup antara esofagus dan lambung tidak tertutup sempurna sehingga asam lambung dapat naik kembali ke esofagus dan tenggorokan.
🚫
Alergi makanan atau intoleransi Reaksi yang muncul pada alergi memang bermacam-macam. Pada orang dengan alergi atau intoleransi makanan/ minuman tertentu, selain perut yang terasa panas juga dapat timbul rasa mual bahkan muntah.
🚫
Efek samping obat-obatan Beberapa jenis obat memang memiliki efek samping mual, muntah, dan memicu rasa panas di perut karena dapat mengganggu keseimbangan dinding lambung. Pada penggunaan obat jangka panjang yang memiliki efek ini, biasanya pasien akan diberikan obat penyerta untuk mengurangi rasa tidak nyaman di perutnya.
🚫
Stres Stres memengaruhi berbagai proses dalam tubuh, salah satunya memperlambat proses pencernaan. Hal ini menyebabkan asam lambung tertampung lebih lama di lambung, menimbullkan sensasi perut panas dan meningkatkan resiko rusaknya dinding lambung serta terjadinya refluks hingga GERD.