1. Peradangan Makin Menyebar
Jika dibiarkan, iritasi pada anus atau usus akan melebar. Luka kecil bisa berubah menjadi luka besar, membuat perdarahan makin sering muncul.
2. Infeksi pada Saluran Cerna
Luka terbuka adalah pintu masuk bakteri. Begitu terinfeksi, rasa sakit bertambah hebat, BAB makin sulit, dan penyembuhan jadi lebih lama.
3. Perdarahan Semakin Banyak
Semakin sering mengejan, semakin besar risiko pembuluh darah pecah. Ini membuat darah keluar lebih banyak setiap BAB—bahkan bisa menetes meski tidak sedang BAB.
4. Risiko Anemia (Kekurangan Darah)
Kehilangan darah sedikit demi sedikit dapat membuat tubuh lemas, pusing, jantung berdebar, hingga sesak. Banyak orang tidak sadar anemia diakibatkan perdarahan saat BAB.
5. Pembengkakan dan Benjolan Semakin Parah
Jika BAB berdarah akibat wasir atau iritasi yang tidak diatasi, pembengkakan bisa membesar. Kondisi ini sering menyebabkan rasa nyeri hebat saat duduk atau berjalan.
6. Luka Tidak Sembuh & Mudah Kambuh
Luka yang tidak dirawat dengan benar akan terus membuka kembali setiap BAB—membuat perdarahan menjadi masalah berulang.
7. Mengganggu Saluran Cerna Secara Keseluruhan
Peradangan yang berawal dari anus bisa menjalar ke usus, terutama jika dipicu asam lambung atau pencernaan tidak stabil. Ini memperburuk kondisi dan membuat penyembuhan jauh lebih sulit.